loading...
loading...

JANJI JOKOWI PERIODE KE-2 KABAR BURUK PNS? INI TUNJANGAN & JABATAN DIPANGKAS, 430RIBU PNS TERDAMPAK

Loading...
Berkumandang.xyz -  Presiden Joko Widodo berjanji akan memangkas golongan eselon pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di periode kedua pemerintahannya.

Dari selama ini ada empat eselon, menjadi tinggal dua eselon saja di periode kedua kepresidenannya. Hal itu dilakukan presiden dalam rangka menyederhanakan birokrasi.

"Eselonisasi harus disederhanakan. Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," ujar Jokowi dalam pidatonya usai dilantik, Minggu (20/10).

Hasil gambar untuk JANJI JOKOWI PERIODE KE-2 KABAR BURUK PNS? INI TUNJANGAN & JABATAN DIPANGKAS, 430RIBU PNS TERDAMPAK

Penyederhanaan birokrasi memang menjadi fokus kerja Jokowi bersama Ma'ruf Amin. Birokrasi yang sederhana akan menciptakan investasi. Jokowi menuturkan, investasi untuk lapangan kerja harus diprioritaskan.

Pada pidatonya Jokowi juga menekankan agar menteri, pejabat, dan birokrat bisa serius bekerja untuk mencapai target.

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," terang Jokowi. Jokowi menegaskan bahwa tugas pemerintah untuk membuat masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.

Pasalnya hal itu masih belum bisa berjalan optimal. Ia bilang seringkali pejabat melaporkan bahwa program sudah dijalankan.

Presiden petahana itu bilang program yang dinyatakan telah dikerjakan belum tentu sesuai dengan hasil di lapangan.

"Setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat," jelas Jokowi. Ia menganalogikan kerja pemerintah seperti pada pesan whatsapp.

Dimana tugas pemerintah bukan hanya menjamin telah dikirim tetapi juga harus menjamin telah diterima.

"Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered," tegas Jokowi.

Presiden Joko Widodo berencana akan menghilangkan struktural eselon III dan IV. Rencana ini disampaikan Jokowi dalam pidato usai pelantikan. Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, belum mendapat arahan lebih lanjut terkait rencana tersebut.

"Tetapi yang jelas BKN sangat setuju jika ada usaha-usaha meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi. Kalau ternyata setelah diteliti, pengurangan jumlah eselon itu akan mempengaruhi atau memperbaiki kinerja birokrasi kenapa tidak," ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan di kantor regional I BKN Yogyakarta, Senin (21/10/2019).

Mohammad Ridwan menyampaikan, berdasarkan data kepegawaian bulan Juni 2019, jumlah eselon I di Indonesia ada 575 orang atau 0,12 persen.

Sedangkan eselon II ada 19.463 orang atau 4,23 persen. Sehingga total eselon I dan eselon II di Indonesia ada sekitar 20.000 atau 4,35 persen. Sedangkan total eselon I sampai eselon V sekarang jumlahnya 460.067 orang.

"Jika secara drastis eselon III, IV dan V dikurangi maka kita akan berhadapan dengan manajemen PNS sejumlah 430.000 orang. Tapi saya kira posisinya tidak begitu, semuanya pasti ada tahapan dan sebagainya," tandasnya.

Hanya saja, sampai saat ini, pihaknya belum bisa memberikan jawaban mengenai penempatan para PNS eselon III dan IV setelah jabatannya dihilangkan.

Sebab, pihaknya belum mendapat arahan. "Saya belum tahu, Saya belum mendapat arahan, baru saja Pak Jokowi bicara seperti itu kan," ucap Ridwan.

Mohammad Ridwan menuturkan sudah ada kementerian dan lembaga yang sudah menerapkan minimum eselonisasi yakni Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Mereka mempunyai kantor perwakilan di daerah.

"Kepala kantor itu eselon IIA, kemudian eselon III nya kepala bagian tata usaha. Eselon IV di bawah tata usaha ada kasubag umum, kasubag kepegawaian dan kasubag keuangan," ucapnya

"Di teknis tidak ada sama sekali eselon lain," tambahnya. Menurutnya, pengurangan struktural eselon dapat mengurangi pengeluaran negara. Sebab pejabat eselon ada tunjangan struktural.

"Ya kalau dikurangi, tentu akan mengurangi pengeluaran negara juga," ujarnya.

Loading...

0 Response to "JANJI JOKOWI PERIODE KE-2 KABAR BURUK PNS? INI TUNJANGAN & JABATAN DIPANGKAS, 430RIBU PNS TERDAMPAK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel